Senin, 06 Juni 2016

Ombak Bono di Sungai Kampar Suatu Fenomena Alam di Riau

Dalam dunia peselancar di Riau terdapat suatu hal yang unik lokasinya di Sungai Kampar. Biasanya orang berselancar di laut, namun di tempat ini peselancar bisa melakukannya di sungai. Fenomena ini sangat unik yang dimiliki hanya di lokasi Sungai Kampar ini,  karena sungai biasanya tidak memiliki ombak yang tingginya seperti itu.


Fenomena ombak ini dikenal dengan Ombak Bono yang terbentuk akibat pertemuan arus pasang laut dengan arus sungai. Ombak di lokasi ini sudah diketahui oleh peselancar manca negara dan sangat menantang para peselancar untuk mencobanya.

Kampar adalah sebuah sungai dengan panjang 450 km, sungai ini melewati 3 kabupaten di propinsi Riau, melintasi lebih dari 47 desa. Di bagian hulu lebar sungai bervariasi dari 200 meter hingga 2 km sampai akhirnya bermuara di selat Malaka.

Fenomena Ombak Bono terjadi pada air sungai Kampar dibawah tarikan gravitas bulan, khususnya masa purnama dan bulan baru, permukaan laut di selat malaka dan laut Cina Selatan naik dan menimbulkan gelombang pasang raksasa yang menyapu masuk ke dalam aliran sungai Kampar sejauh 50 hingga 60 km ke arah hulu sungai.

Pada saat bagian depan geolombang pasang ini melaju masuk ke muara sungai yang menyempit dan bertemu dengan perairan dangkal sungai Kampar, hal ini menciptakan ombank yang bisa mencapai tinggi gelombang lebih dari 2 meter yang melaju ke hilir melawan arus sungai selama kurang lebih selama 2 jam sebelum akhirnya menghilang di bagian hulu sungai.

Seringkali muncul 6 hingga 13 ombak berurutan tergantung dari kontur dan kedalaman dasar sungai, ombaknya kecil dibagian muara, lalu membesar seiring penyempitan hilir sungai. Suaranya mirip raungan tsunami, dan kabut air mengiringi fenomena ombak pasang ini.  Oleh penduduk setempat disebut Bono, yang berarti benar.

Fenomena ombak ini memiliki keistimewaan buat para peselancar, karena ombak terpanjang dilaut dirasakan hampir seperti semenit oleh para peselancar, tetapi ketika anda mengendarai ombak sepanjang 10 hingga 20 menit rasanya seperti sejam. Ombak Bono menjadi seperti test uji stamina buat para peselancar karena satu ombak saja begitu panjang. Berselancar mengikuti ombak Bono akan sangat melelahkan karena ombak yang terbentuk demikian panjang dan lama, sehingga para peselancar akan berselancar dalam waktu yang lama lebih dari 20 menit.

Baca juga : Lokasi Surfing di Sumatera Terkenal Hingga Mancanegara

Lihat Video Ombak Bono dibawah ini

Ombak Bono di Riau
Ombak Bono


Related Posts

Ombak Bono di Sungai Kampar Suatu Fenomena Alam di Riau
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.

Untuk menyisipkan kode pendek, gunakan <i rel="code"> ... KODE ... </i>
Untuk menyisipkan kode panjang, gunakan <i rel="pre"> ... KODE ... </i>
Untuk menyisipkan gambar, gunakan <i rel="image"> ... URL GAMBAR ... </i>