Hosting Unlimited Indonesia

Oknum Kades Perkosa Warganya Ketika Penyemprotan Disinfektan Untuk Hadapi Pandemi Corona

Illuastrasi; unsplash

Sumut – Seorang (Oknum) Kepala Desa atau Kades berinisial W memanfaatkan situasi pandemi Covid-19 untuk memperkosa salah seorang warganya. Oknum tersebut memperkosa seorang ibu bersuami di rumah setelah menyemprot disinfektan.

perbuatan bejat itu terjadi di Perkebunan Halimbe, Kecamatan Aeknatas, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara. Pemerkosaan itu sendiri terjadi di rumah korban yang berinisial S tersebut.

rencana pemerkosaan itu terjadi saat tempat tinggal korban sedang dilaksanakan penyemprotan disinfektan untuk menggulang penyebaran pandemi virus corona. Saat dikonfirmasi kepada Camat Aeknatas Rojali membenarkan adanya peristiwa itu yang terjadi pada tanggal 30 maret 2020.

Hosting Unlimited Indonesia

“Kejadiannya sudah dua Minggu lalu, lebih kurang,” ujar saksi seperti dikutip dari warga sekitar pada hari kemarin.

Saat itu, kata saksi, pihak swasta bersama aparatur desa tengah melakukan penyemprotan disinfektan di pemukiman warga. Tibalah giliran penyemprotan disinfektan ke rumah korban. Ketika itu suami korban sedang tidak berada di rumah.

Menurut saksi, saat itu pelaku sempat masuk ke rumah korban alasan minta air minum.

ketika selesai penyemprotan teman dari oknum keluar dari rumah korban dan ketika itu oknum kepala desa tersebut minta air putih kepada si korban.

Diduga sang oknum memanfaaatkan rumah korban yang terlihat sepi, oknum kepala desa tersebut tanpa basa-basi menyeret korban ke dalam kamarnya.

“Kemudian entah setan apa yang merasukinya. Dia menarik korban ke kamar korban, ketika oknum Sang Kades melancarkan niat jahatnya, anak korban pun melihat kejadian tersebut dan menjerit. Korban pun sontak menjerit meminta pertolongan. Anak korban juga sempat menghalangi niat oknum kepala desa tersebut untuk melakukan perbuatan bejatnya itu.

“Kemudian ada anaknya yang menjerit, mungkin karena itu terhalang niat dari si Kades,” kata dia.

Atas hal tersebut korban tidak terima dan korban sempat melaporkan Kades itu ke Polsek Aeknatas. Namun sepengetahuannya, kasus itu akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan.

Share this: